KETERAMPILAN
MENULIS:
PENGERTIAN, KETERKAITANNYA DENGAN KETERAMPILAN LAINNYA, JENIS-JENISNYA, DAN APLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN
PENGERTIAN, KETERKAITANNYA DENGAN KETERAMPILAN LAINNYA, JENIS-JENISNYA, DAN APLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN
Pengertian Menulis
Menulis ialah kegiatan menuangkan
ide atau gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampaian. Menulis dapat dianggap sebagai suatu proses kegiatan
yang dilakukan oleh seseorang untuk menghasilkan sebuah tulisan. Menulis tidak
hanya membuat satu kalimat atau beberapa hal yang tidak berhubungan tetapi
menghasilkan serangkaian hal yang teratur dan berhubungan satu dengan yang lain.
Selain itu, menulis merupakan komunikasi tidak langsung yang berupa pemindahan
pikiran atau perasaan dengan memanfaatkan struktur bahasa dan kosakata dengan
menggunakan simbol-simbol sehingga dapat dibaca seperti apa yang diwakili oleh
simbol tersebut.
Keterampilan
menulis
Keterampilan menulis adalah
kemampuan seseorang dalam mengungkapkan gagasan dengan menggunakan rangkaian
bahasa tulis yang baik dan benar melalui media tulis. Seseorang yang mempunyai
keterampilan menulis diperoleh dari kebiasaan dalam menulis karena dari
kebiasaan tersebut membuat seseorang mempunyai keterampilan dalam gaya menulis dan gaya berbahasa. Keterampilan
menulis sering digunakan untuk membuat sebuah karya tulis baik berupa novel,
cerpen, puisi, pantun dan karya satra lainnya.
Keterkaitan menulis
dengan keterampilan lainnya:
1.
Hubungan
menulis dengan membaca
Membaca dan
menulis merupakan suatu kegiatan yang sangat
erat hubungannya. Seseorang akan mampu
menulis lebih
terampil setelah membaca karya orang lain atau secara tidak
langsung dengan membaca
karangannya sendiri. Ketika seseorang membaca karangan orang lain ia akan
berperan juga seperti penulis, ia akan menemukan topik, tujuan, gagasan, serta
mengorganisasikan bacaan dari karangan yang dibaca. Membaca akan memperkaya
kosakata, pilihan kalimat dan cara penyajian yang bisa dipakai dalam menulis.
2.
Hubungan
menulis dengan menyimak
Ketika menulis, seseorang membutuhkan inspirasi,
ide, atau informasi untuk menulisnya. Hal ini
dapat diperoleh dari berbagai sumber, sumber tercetak seperti buku,
majalah, surat kabar, jurnal atau laporan. Sedangkan dari sumber tak tercetak seperti
radio, televisi, ceramah, pidato, wawancara, diskusi dan obrolan. Jika dari
sumber tercetak informasi itu diperoleh dengan membaca, maka dari sumber tak
tercetak diperoleh informasi itu dengan menyimak.. Melalui menyimak, penulis
tidak hanya memperoleh ide informasi untuk tulisannya, tetapi juga
menginspirasi tata saji dan struktur penyampaian lisan menarik hatinya yang
akan berguna untuk aktifitas menulisnya.
3.
Hubungan
menulis dengan berbicara
Menulis dan
berbicara merupakan
keterampilan berbahasa yang bersifat aktif dan produktif, artinya penulis dan
pembicara berperan sebagai penyampai atau pengirim pesan kepada pihak lain.
Pesan yang disampaikan melalui media tulisan dapat diperoleh dari hasil
berbicara. Dan sebaliknya seseorang berbicara dapat mengambil konsep atau
informasi dari hasil tulisan sendiri atau orang lain.
Jenis-jenis
Keterampilan Menulis
a)
eksposisi
( pemaparan ) adalah salah satu bentuk karangan yang berusaha menerangkan,
menguraikan atau menganalisis suatu pokok pikiran yang dapat memperluas
pengetahuan dan pandangan seseorang. Untuk menulis karangan eksposisi, penulis
harus memiliki pengetahuan memadai tentang objek yang akan digarapnya, maka
seorang penulis harus memperluas pengetahuan dengan membaca referensi yang
berkaitan dengan masalah yang dikaji.
b)
Deskripsi
adalah pemaparan atau penggambaran dengan kata suatu benda, tempat, suasana
atau keadaan. Dengan kata lain, deskripsi merupakan hasil dari observasi
melalui panca indra yang disampaikan dengan kata-kata.
c)
Narasi
( kisahan ) merupakan corak tulisan yang bertujuan menceritakan rangkaian
peristiwa atau pengalaman manusia ( tokoh ) berdasarkan perkembangan dari waktu
ke waktu. Narasi lebih menekankan pada dimensi latar dan adanya jalur atau
konflik.
d)
Argumentasi
merupakan corak tulisan yang bertujuan membuktikan pendapat penulis meyakinkan
atau mempengaruhi pembaca agar menerima pendapatnya.
e)
Persuasi
adalah karangan yang berisi paparan berdaya tajuk ataupun berdaya himbau yang
dapat membangkitkan ketertarikan pembaca untuk meyakini dan menuruti himbauan
implisit maupun eksplisit yang dilontarkan oleh penulis.
Aplikasi Menulis dalam
Pembelajarannya
Menulis sangat erat kaitannya dengan
proses pembelajaran , dimana setiap pengajar biasanya menggunakan media tulis
untuk menyampaikan beberapa materi penting yang diajarkan. Selain itu menulis
memegang peranan penting dalam usaha meningkatkan hasil belajar peserta didik
karena dengan menulis peserta didik mampu merekam proses pembelajaran dengan
baik dan benar. Dengan menulis, proses pembelajaran menjadi lebih mudah dan
efektif.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama : Annisa Sholihah
BalasHapusNIM : A1C313073
Apakah ada tahap-tahap yang harus dilakukan dalam menulis? Jika ada, sebutkan dan jelaskan tahap-tahapan tersebut!
Nama : Anna Herlina
HapusNIM : A1C313052
Ada tiga langkah atau tiga tahap dalam proses menulis,yaitu tahap pra menulis, tahap menulis, dan tahap pasca menulis.
~Tahap pra menulis merupakan tahap perencanaan atau persiapan menulis,pada tahap ini terdapat langkah-langkah kegiatan yaitu menentukan topik,mempertimbangkan maksud atau tujuan penulisan, membatasi topik, dan menyusun kerangka karangan
~Tahap menulis,pada tahap ini membahas semua butir topik yang ada di dalam kerangka karangan yang telah disusun. Pengembangan topik tersebut dikembangkan dalam suatu gagasan. Dalam mengembangkan gagasan menjadi karangan yang utuh diperlukan kata-kata yang tepat untuk mendukung gagasan. Kata-kata yang telah dipilih harus dirangkai menjadi kalimat-kalimat yang efektif, selanjutnya kalimat tersebut disusun menjadi sebuah karangan yang utuh.
~Tahap pasca menulis merupakan tahap perbaikan atau revisi dari tulisan yang telah dihasilkan. Perbaikan dilakukan dalam hal ejaan, pemilihan kalimat, penulisan alinea, dan penulisan lainnya.
Nama : Ema Mega Hartini
BalasHapusNIM : A1C313222
Dalam keterkaitan menulis dengan berbicara, apakah keterampilan berbicara menunjang keterampilan menulis? jelaskan!
Nama : Herni Ratna Sari
HapusNIM : A1C313214
Keterampilan berbicara dapat dikatakan menunjang keterampilan menulis, sebab pada hakikatnya antara berbicara dan menulis terdapat kesamaan dan perbedaan. Keduanya bersifat aktif produktif. Keduanya berfungsi sebagai penyampai dan penyebar informasi. Bedanya terletak dalam media. Bila berbicara menggunakan bahasa lisan, maka menulis menggunakan bahasa tulisan. Namun, keterampilan menggunakan bahasa lisan akan menunjang keterampilan bahasa tulis. Begitu juga kemampuan menggunakan bahasa dalam berbicara jelas pula bermanfaat dalam memahami bacaan. Apalagi dalam cara mengorganisasikan isi pembicara hampir sama dengan cara mengorganisasikan isi bahan bacaan.
Nama : Evi Christina Gultom
BalasHapusNIM : A1C313080
Prodi : Pendidikan Kimia
Reg : B
Didalam penjelesan anda mengenai keterkaitan keterampilan menulis dengan keterampilan menyimak, anda menjelaskan bahwa melalui menyimak, penulis tidak hanya memperoleh ide informasi untuk tulisannya, tetapi juga menginspirasi tata saji dan struktur penyampaian lisan menarik hatinya yang akan berguna untuk aktifitas menulisnya. Yang ingin saya tanyakan adalah apa dimaksud dengan menginspirasi tata saji dan struktur penyampaian lisan itu?
NAMA : ZAINAL ILMI
HapusNIM: A1C313063
Maksud dari menginspirasi tata saji adalah ketika kita menyimak berbagai hal yang masing-masing punya sturuktur cara penyampain yang berbeda akan membuat kita terinspirasi pada saat menuliskan sesuatu. Seperti mendengarkan berita yang sama di stasiun tv yang berbeda. Anggap keduanya sama-sama membahas lapindo, maka akan terihat tata saji yang berbeda.
Maksud dari menginpirasi struktur penyampaian lisan adalah ketika seseorang menyampaikan sesuatu dan kita mendengar lagi orang yang berbeda menyampaikan sesuatu maka akan terlihat struktur panyampaian yang berdeda, disa berbeda gaya penyamapaian atau dengan nada penyamapaian yang berbeda. Seperti mendengar beberapa teman presentasi didepan yang masing-masing menggunakan gaya atau nada penyamapaian yang berbeda. Dengan mengetahui perbedaan tersebut membuat kita lebih akan mudah dalam membuat tulisan dengan gaya tertentu.
Nama : Gesta Lionanda
BalasHapusNIM : A1C313202
Media tulis apa saja yang di gunakan dalam kegiatan pembelajaran ?
Nama : Imelda Audina Harahap
HapusNIM : A1C313203
Papan tulis, buku tulis, pulpen serta alat tulis lainnya.
Nama : Mahda Agustina Liani
BalasHapusNIM : A1C313066
Pada penjelasan anda di atas disebutkan jenis-jenis keterampilan menulis salah satunya yaitu persuasi. Persuasi berdaya himbau yang dapat membangkitkan ketertarikan pembaca untuk meyakini dan menuruti himbauan implisit maupun eksplisit yang dilontarkan oleh penulis. Apakah maksud dari himbauan implisit maupun eksplisit tersebut? Tolong jelaskan.
Nama : Anna Herlina
HapusNIM : A1C313052
maksud dari himbauan implisit maupun eksplisit yang dilontarkan penulis ialah dengan kata lain, persuasi berurusan dengan masalah mempengaruhi orang lain lewat bahasa
Nama : Fikriatun Nisa
HapusNim : A1C313218
Maksud dari himbauan implisit yaitu mengajak pembaca agar lebih mudah menangkap maksud dan tidak mempunyai gambaran yang kabur atau salah mengenai bacaan yang ia baca. Sedangkan himbauan eksplisit yaitu mengajak pembaca agar mengetahui bacaan yang telah ia baca secara lebih luas.
Nama : Herni Ratna Sari
HapusNIM : A1C313214
Himbauan eksplisit dalm keterampilan menulis jenis persuasi yaitu himbauan yang baik secara lahiriyah (artinya memenuhi ciri-ciri penulisan persuasi) maupun pernyataan yang terdapat pada himbauan itu mendukung kepersuasifan sehingga sangat mudah untuk menentukan tulisan itu persuasif atau bukan.
Sedangkan himbauan implisit dalam keterampilan menulis jenis persuasi yaitu himbauan secara lahiriyah namun pernyataan yang terdapat pada tulisan itu tidak menunjukkan ciri-ciri persuasi, tetapi menunjukkan ciri dari jenis keteramilan penulisan lain. Ciri lain itu ada kemungkinan ciri yang dimiliki jenis keterampilan menulis itu menunjukkan ciri deskripsi atau mungkin juga eksposisi, atau yang lain, tetapi secara isi atau tujuan atau dilihat dari aspek psikologis mengajak atau memerintahkan untuk melakukan suatu tindakan sebagaimana jenis keterampilan menulis persuasi. Jika demikian, yang memiliki perpaduan wujud lahir deskripsi, misalnya, tetapi memiliki wujud batin (tujuan) persuasi dapat kita sebut persuasi deskriptif. Dan, masih banyak sebutan lain dan itu sangat bergantung pada jenis paduan lahiriyah jenis keterampilan menulis itu dengan jenis keterampilan menulis persuasi.
NAMA : ZAINAL ILMI
HapusNIM : A1C313063
Menurut saya,
Himbauan emplisit adalah himbauan yang secara jelas diuangkan dalam ajakan tersebut seperti “Mari kita jaga lingkungan dengan cara membuang samapah pada tempatnya”. Tujuan himbauan tersebut mengajak menjaga lingkungan sesuai kalimat ajakan tersebut.
Sedangkan himbauan yang bersifat implisit adalah himbauan yang tersirat dalam unkapan yang disampaikan seperti “Merokok itu dapat menyeabkan kanker”. Tujuan himbauan tersebut mengajak agar tidak merokok yang secara tersirat ada dalam kalimat ajakan tersebut.
Nama : Siti Jainab
BalasHapusNIM : A1C313077
apakah perbedaan dari jenis keterampilan menulis argumentasi dengan jenis keterampilan persuasi padahal mereka sama-sama bersifat mehimbau atau mempengaruhi ? jelaskan dan berikan contohnya.
Nama : Herni Ratna Sari
HapusNIM : A1C313214
Walaupun dalam jenis keterampilan menulis argumentasi dengan jenis keterampilan persuasi sama-sama bersifat menghimbau atau mempengaruhi, namun tetap saja memiliki perbedaan.
Argumentasi merupakan corak tulisan yang bertujuan membuktikan pendapat penulis meyakinkan atau mempengaruhi pembaca agar menerima pendapatnya. Argumentasi berusaha meyakinkan pembaca. Cara menyakinkan pembaca itu dapat dilakukan dengan jalan menyajikan data, bukti, atau hasil-hasil penalaran.
Contoh :
Kedisiplinan lalu lintas masayarakat di Jakarta cenderung menurun. Hal ini terbukti pada bertambahnya jumlah pelanggaran yang tercatat di kepolisian. Selain itu, jumlah korban yang meninggal akibat kecelakaan pun juga semakin meningkat. Oleh karena itu, kesadaran mesyarakat tentang kedisplinan berlalu lintas perlu ditingkatkan.
Sedangkan Persuasi merupakan karangan yang berisi paparan berdaya-ajuk, ataupun berdaya himbau yang dapat membangkitkan ketergiuran pembaca untuk meyakini dan menuruti himbauan implisit maupun eksplisit yang dilontarkan oleh penulis. Dengan kata lain, persuasi berurusan dengan masalah mempengaruhi orang lain lewat bahasa.
Contoh:
Generasi 1945 telah berjuang dengan jiwa dan raga untuk merebut dan menegakkan kemerdekaan. Apa yang mereka lakukan bukan semata-mata untuk diri sendiri, tetapi juga untuk generasi penerus. Setiap generasi memikul beban berupa warisan yang harus dipelihara sebaik-baiknya. Warisan adalah amanat. Melecehkan amanat sama maknanya dengan memalsukan sumpah. Hal ini yang tidak boleh dilakukan oleh generasi mana pun.
Argumentasi tujuannya yaitu pihak yg diberi argumen mengakui bahwa pendapat kita benar.
HapusContoh : Minum air putih sebanyak 1 Liter dapat menyembuhkan penyakit yang ada dalam tubuh kita.
Pesuasi tujuannya membujuk pembaca agar melakukan sesuatu.
Contoh : Kita harus mengembangkan sikap tolong-menolong dan saling mencintai. Dengan demikian, kehidupan bermasyarakat dipenuhi oleh suasana kemanusiaan dan saling mencintai.
Nama: Kumala Suryo Atmojo
BalasHapusNIM: A1C313064
Apa saja kendala dalam menulis dan bagaimana solusinya?
Nama: Linda Ellisa
HapusNIM: A1c313212
Beberapa kendala dalam menulis dan solusinya:
* Bingung mau mulai menulis dari mana (untuk itu, buatlah kerangka tulisan terlebih dahulu agar menjadi sebuah karangan yang sistematis atau berurutan dan tidak berantakan)
* Tidak percaya diri dengan tulisan sendiri (percaya saja bahwa apapun kualitas tulisan kita pasti juga akan bisa memberi manfaat bagi orang yang membaca tulisan anda)
* Jangan takut saat tulisan kita mendapat kritikan, jadikan itu sebagai pembelajaran untuk lebih baik lagi dikemudian hari.
Semoga jawaban dan saran ini bermanfaat
Nama: Yesi Ramayanti
BalasHapusNIM: A1C313067
Prodi: Pendidikan kimia
Reg: B
Kelompok: V (lima)
Seperti yang anda jelaskan diatas, bahwa menulis menggunakan media tulis, yang saya ketahui media tulis terdiri dari:
1. Kertas dan pulpen. 2. komputer.
Yang ingin saya tanyakan, media tulis mana yang lebih efektif digunakan? Jelaskan kekurangn dan kelebihan dari masing-masing media tulis tersebut! Terima kasih sebelumnya.
NAMA : ZAINAL ILMI
HapusNIM : A1C313063
Menurut saya yang lebih efektif digunakan adalah komputer.
Kekurangan dalam menggunakan komputer:
1. Dapat menebabkan kerusakan mata menjadi minus dan susah tidur (insomia)
2. Tidak melatih tulisan tangan
Kelebihan dalam menggunakan komputer:
1. Data tulisan dapat diolah kembali
2. Dapat memperbanyak tulisan dengan mudah
3. Dapat menulis dalam jumlah bayak tanpa harus takut kehabisan kertas dan tinta
4. Lebih efisien dalam penggunaan kertas
5. Proses penulisan dapat lebih cepat
Sedangkan menggunakan alat alat tulis akan lebih lambat dalam menulis dan tidak efisien dalam menggunakan kertas. Keuntungannya dapat membuat tulisan tangan lebih baik.
Nama: Yulia Rahmayanti
BalasHapusNIM: A1C313071
Membuat karya tulis seperti novel dan cerpen termasuk dalam jenis keterampilan menulis yang mana? Tolong jelaskan!
Terima kasih sebelumnya.
Nama: Shella Malisa
HapusNIM: A1C313226
Novel dan cerpen termasuk kedalam keterampilan menulis narasi, keteramilan menulis narasi itu sendiri adalah corak tulis yang bertujuan menceritakan rangkaian peristiwa pengalaman pribadi manusia. Cerpen dikatakan sebagai keterampilan menulis narasi karena, cerpen identik dengan tulisan fiksi, berisi cerita hasil imajinasi penulis nya. Namun, meskipun termasuk kedalam sebuah karya fiksi ternyata ada juga cerpen yang bersumber dari pengalaman pribadi penulis nya. Cerpen memiliki ciri-ciri sebagai berikit:
1.Jumlah kata dalam cerpen tidak lebih dari 10.000 kata, sehingga habis dibaca dalam sekali duduk.
2. Cerpen bersifat fiksi.
3. Cerita dalam cerpen harus fokus kepada satu kejadian tunggal.
4. Perwatakan tokoh dalam cerpen harus di gambarkan sekilas.
5. Alur yang di gunakan dalam cerpen adalah alur rapat
6. Kemunculan konflik dalam cerpen tidak akan pernah mengubah nasib tokoh nya.
Semoga jawaban ini dapat dipahami dan dapat bermanfaat.
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapusNama : Amiratush shalihah
BalasHapusNim : A1C313076
Prodi : pendidikan kimia
Reg B
Dalam artikel anda disebutkan bahwa cara untuk memperoleh keterampilan menulis adalah kebiasaan dalam menulis itu sendiri namun apakah ada cara yang lebih mudah untuk memperoleh keterampilan menulis dan bagaimana metode dan langkah-langkah serta cara menulis bagi penulis pemula karena menurut saya bagi penulis pemula mengawali menulis itu berat sekali. Terimakasih atas tanggapan anda
Nama : Fikriatun Nisa
HapusNim : A1C313218
Anda bisa memulainya dengan menulis catatan harian atau meluangkan waktu anda untuk perbanyak latihan-latihan menulis agar terampil. Namun semua itu tidak akan terlaksana jika anda tidak memiliki kemauan yang besar untuk bisa menulis. Jadi tulislah yang ingin anda tulis.
NAMA : ZAINAL ILMI
HapusNIM : A1C313063
Saya sepakat.
Menurut saya memang sangat sulit ketika kita mencoba menulis sesuatu, mungkin anda bisa memulai menulis sesuatu dari apa yang membuat anda tertarik atau seseuatu yang menarik seperti ungkapan perasaan anda sekarang atau menuliskan lagu yang anda suka atau bahkan membayangkan bagaimana masa kecil anda dan menuliskannya kembali.
Saya bukan orang yang suka menulis, menurut saya membuat tulisan tidaklah susah tetapi mempertahankan menulis menjadi rutinitas kita yang tidak mudah. Maka jika ingin menulis mulailah dengan yang mudah dan jangan pernah takut salah karna kesalahan dari apa yang telah anda tulis menjadi tiket berharga untuk melangkah lebih maju.
Nama : Dina Novianti
BalasHapusNIM : A1C313206
Apakah kita perlu memiliki ketrampilan dasar dalam menulis agar mendapatkan tulisan yang baik ? Jika perlu,apa saja ketrampilan dasar itu ? Jelaskan !
Adapun kemampuan atau keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh seorang penulis, yaitu: 1) kemampuan menemukan masalah yang akan ditulis, 2) kepekaan tehadap kondisi bacaan, 3) menyusun perencanaan penulisan, 4) kemampuan menggunakan bahasa Indonesia, 5) kemampuan memulai menulis, 6) kemampuan memeriksa naskah sendiri
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama: Nurul Aini
BalasHapusNIM: A1C313070
Menurut anda bagaimana cara meningkatkan minat siswa untuk menyukai kegiatan menulis?
Nama : Fikriatun Nisa
HapusNim : A1C313218
Pertama, Metode Pembelajaran
Maksudnya penyajian pembelajaran
yang varaiatif, kreatif dan inovatif. Hal tersebut dapat dilakukan dengan dukungan guru yang kreatif. Ada kalanya perlu digunakan sebuah cara penyampaian yang berbeda dengan buku teks tetapi masih berorientasi dengan pemenuhan kompetensi dasar siswa seperti membiasakan siswa menulis buku harian pada hari tertentu pada saat pembelajaran bahasa Indonesia.
Dengan kebiasaan menulis buku harian, secara tidak langsung siswa dapat belajar untuk memenuhi KD menceritakan secara tertulis atau berbicara dengan tulisan. Dalam orientasi jangka panjang, bagi seorang siswa yang memiliki potensi menulis dapat mengasah potensinya untuk menjadi seorang penulis. Mengajarkan mengenal kata dengan permainan tebak kata dan rangkai kata secara implisit dapat menunjukkan minat siswa dalam kegiatan mendengar dan berbicara.
Kedua, Olah potensi siswa
Setiap siswa adalah unik. Antara satu dan yang lain memiliki potensi yang berbeda. Peran guru dalam hal ini adalah bagaimana seorang guru dapat menjadi fasilitator penumbuhan dan pengembangan potensi siswa yang berbeda untuk ditumbuhkan karakter kebahasaanya.
Strategi yang dapat dilakukan adalah dengan membuat sebuah grup bagi anak yang gemar bercerita untuk mewadahi potensinya. Grup ini dapat menjadi wadah pengembangan karakter kebahasaan siswa menjadi aktor atau pemain peran.
Dengan mengetahui potensi kebahsaan setiap anak, tentunya seorang guru dapat menentukan strategi yang digunakan untuk menumbuhkan karakter kebahasaan siswanya.
Ketiga, Motivasi
Tujuan lain dari pemberian motivasi ini adalah untuk menumbuhkan potensi kebahasaan bagi siswa yang memiliki minat kebahasaan yang rendah, minimal siswa tersebut mengenal dan mengetahui empat Kompetensi Dasar (mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis).
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama : Nor Indah Bunga
BalasHapusNim : A1C313055
Deskripsi termasuk
dalam jenis
keterampilan menulis,
yang menggambarkan
suasana atau keadaan
yang diperoleh dari
hasil observasi. Yang
ingin saya tanyakan
apakah jenis tulisan
tersebut tetap dikatakan
deskripsi jika
sebelumnya tidak
melalui proses
observasi? tolong
jelaskan !
Nama : Hendra Septiawan
HapusNIM : A1C313217
Tulisan tersebut tidak bisa dikatakan deskripsi karena keterampilan menulis deskripsi harus melalui observasi atau memperhatikan sesuatu tersbut, barulah kita bisa menggambarkan atau menjelaskan sesuatu tersbut dalam bentuk tulisan.
Nama : Sutri Retno Asih
BalasHapusNIM : A1C313056
Ada mengatakan menulis merupakan komunikasi tidak langsung yang berupa pemindahan pikiran atau perasaan dengan memanfaatkan struktur bahasa dan kosakata dengan menggunakan simbol-simbol sehingga dapat dibaca seperti apa yang diwakili oleh simbol tersebut.
Pertanyaan saya, apa saja contoh dari simbol-simbol tersebut?
Nama : Fikriatun Nisa
HapusNim : A1C313218
Simbol-simbol tersebut maksudnya huruf alfabet, tanda baca (seru, tanya, titik dan koma).
Nama : Rusmawati
BalasHapusNIM : A1C313078
Seseorang yang mempunyai keterampilan menulis diperoleh dari kebiasaan dalam menulis karena dari kebiasaan tersebut membuat seseorang mempunyai keterampilan dalam gaya menulis dan gaya berbahasa.
Dalam pernyataan di atas gaya menulis dan gaya berbahasa yang seperti apakah yang anda maksud, sebenarnya ada berapa jenis gaya menulis dan gaya berbahasa?
Tolong berikan contohnya!
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusAda tiga jenis gaya dalam menulis atau penulisan, yaitu:
Hapus1. Gaya dan nada penulisan
2. Gaya berita/jurnalistik
3. Gaya ringkasan
Sedangkan gaya bahasa jenis-jenis nya yaitu:
1. Gaya bahasa berdasarkan pilihan kata
a. Gaya bahasa resmi
b. Gaya bahasa tak resmi
c. Gaya bahasa percakapan
2. Gaya bahasa berdasarkan nada:
a. Gaya sederhana
b. Gaya mulia dan bertenaga
c. Gaya menengah.
3. Gaya bahasa berdarkan struktur kalimat
a. Klimaks
b. Antiklimaks
c. Paralelisme
d. Antitesis Repetisi
4. Gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna
a. Gaya bahasa retorika terdiri dari:
1) Aliterasi
2) Asonansi
3) Anastrof
4) Apofasis/preterisio
5) Apostrof
6) Asidenton
7) Polisindenton
8.) Kiasmus
9) Elipsis
10) Eufimismus
11) Litotes
12) Histeron proteron
13) Pleonasme dan tautologi
14) Perifrasis
15) Prolepsis/antisipasi
16) Erotesis/pertanyaan retoris
17) Silepsis dan Zeugma
18) Koreksio Epanotesis
19) Hiperbol
20) Paradoks
21) Oksimoton
b. Gaya bahasa kiasan
1. Persamaan/simile
2. Metafora
3. Alegori, Parabel dan Fabel
4. Personifikasi
5. Alusi
6. Eponim
7. Epitet
8. Sinekdoke
9. Metonimia
10. Antomonasia
11. Hipalase
12. Ironi
13. Satire
14. Iniendo
15. Antifrasis
16. Paronomasia
Nama : Rabiah
BalasHapusNim : A1C313207
Jelaskan maksud dengan menulis, proses pembelajaran menjadi lebih mudah dan efektif dan berikan contahnya !
Nama : Anna Herlina
HapusNIM : A1C313052
maksud dari artikel kami tersebut sudah jelas bahwa dengan menulis, kita akan terbantu dalam proses pembelajaran. Adapun contohnya ialah saat guru memberikan materi pelajaran kepada siswanya guru menulis materi tersebut dengan media tulis agar siswa menjadi lebih mudah memahami yang sudah disampaikan, dibandingkan siswa hanya mendengarkan materi tersebut tanpa menulisnya.
Nama :Reni Ernida
BalasHapusNIM :A1C313204
Apa yang bisa kita lakukan untuk menunjang minat kita dalam menulis?
Nama : Herni Ratna Sari
HapusNIM : A1C313214
Untuk menunjang keterampilan menulis diantaranya :
a. Harus banyak membaca. Karena dengan membaca kita dapat menuangkan ide-ide yang kita miliki ke dalam sebuah karya.
b. Melatih kemampuan menulis agar dapat menghasilkan karya yang baik dan benar.
c. Mempelajari kaidah-kaidah penulisan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.Dengan mempelajari kaidah-kaidah penulisan tersebut kita dapat memahaminya dan bisa langsung mempraktekannya ke dalam tulisan yang kita buat.
d. Mempublikasikan hasil tulisan yang kita buat, seperti media elektronik dan cetak. Agar kita dapat mengetahui seberapa besar kemampuan kita.
e. Selalu percaya diri dengan apa yang kita tulis. Jika kita tidak percaya dengan apa yang kita tulis maka kita tidak akan puas dengan hasilnya.
Nama : Yuni Auliana
BalasHapusNIM : A1C313072
Bukankah dalam menulis banyak yang harus diperhatikan.
Apa saja yang harus diperhatikan dalam menulis?
Nama : Anna Herlina
HapusNIM : A1C313052
Dalam menulis memang banyak yang harus di perhatikan. Contohnya dalam menulis Puisi,hal-hal yang harus diperhatikan ialah:
1. Artikulasi: Persamaan Konsonan
2. Asonami : Persamaan Vokal
3. Rima awal: Persamaan bunyi pada awal larik / baris
4. Rima tengah: Persamaan bunyi pada tengah larik / baris
5. Rima akhir: Persamaan bunyi pada akhir larik / baris
Nama:Agus Nor Ichsan
BalasHapusNIM:A1C313059
Apakah ad teknik teknik yg bisa digunakan agar membuat tulisan kita bagus dan rapi??
Nama : Hendra Septiawan
HapusNIM : A1C313217
Teknik menulis ada beberapa tips sebagai berikut :
1. Pegang pensil dengan benar, yaitu dengan memegangnya menggunakan jari jempol, telunjuk dan jari tengah.
2. Gunakan kertas bergaris untuk memandu tulisan.
3. Menulis secara perlahan.
4. Kurangi tekanan pensil pada kertas. Hal ini membuat lingakran seperti kurva sulit dibentuk. Selain itu mengurangi tekanan berarti menghemat pensil yang patah dan menghindari kertas menjadi bolong dan robek.
5. Sering-seringlah bermain yang menggunakan keahlian menulis sebagai bagian dari permainannya, terutama permainan olah kata.
6. Seringlah berlatih menulis.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama : Rahma Linda
BalasHapusNIM : A1C313224
Menulis adalah suatu hasil karya yang dihasilkan dari perasaan seseorang/sipenulis tersebut. Seperti : menulis novel,cerpen,puisi dan sebagainya. Apakah menulis sebuah surat (surat apa saja) juga termasuk dalam suatu hasil karya seseorang ? Jelaskan !
Nama : Nursidah
HapusNIM : A1C313205
Menulis surat juga termasuk dalam karya seseorang karena dalam definisi karya tulis dikatakan bahwa segala bentuk hasil olah pikir manusia yang dituangkan dalam tulisan disebut hasil karya. Saya ambil contoh menulis surat cinta, tujuan menulis surat cinta salah satunya adalah untuk menyampaikan maksud hati atau mengungkapkan rasa yang terpendam. Dari contoh tersebut diketahiu bahwa tujuan dari menulis surat merupakan hasil pemikiran seseorang baik berupa maksud hati, harapan, maupun emosi.
NAMA : ZAINAL ILMI
HapusNIM : A1C313063
Menulis surat termasuk hasil karya atau kaya tulis. Surat hanya berupa karya tulis biasa, berbeda dengan novel, cerpen, puisi, atau karya tulis ilmiah.
Prngertian karya tulis
Karya tulis adalah semua bentuk yang merupakan hasil olah pikir setiap manusia yang dituangkan dalam bentuk tulisan. Kata karya tulis di bagi menjadi dua kata yakni kata "karya" dan kata "tulis". Arti Kata 'karya' kalau dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengandung arti pekerjaan, bisa juga hasil perbuatan, atau ciptaan. Kemudian, kata "tulis" kalau dalam KBBI Kamus Besar Bahasa Indonesia, tidak didefinisikan secara tunggal. Mengapa? Karena kata "tulis" tidak termasuk kata benda. Maka KBBI memberikan sebuah penjelasan untuk pengertian kata "tulis" ini dengan memberikan tambahan imbuhan atau awalan untuk memperjelas kata "tulis" tersebut.
Nama:Rahmatullah
BalasHapusNIM:A!C131225
kawan" seprodi saya mau bertanya, apakah bisa dikatakan menulis ketika seseorang menggunakan komputer dengan mengetik tanpa harus menulis tanggan tolong dijelaskan...?
NAMA : ZAINAL ILMI
HapusNIM : A1C313063
Mengetik termasuk dalam kegiatan menulis, menulis dapat dilakukan dengan berbagai media tulis seperti: buku & pulpen, papan tulis & spidol, komputer dan lain-lain.
Pengertian menulis
Menulis ialah kegiatan menuangkan ide atau gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampaian. Menulis dapat dianggap sebagai suatu proses kegiatan yang dilakukan oleh seseorang untuk menghasilkan sebuah tulisan. Menulis tidak hanya membuat satu kalimat atau beberapa hal yang tidak berhubungan tetapi menghasilkan serangkaian hal yang teratur dan berhubungan satu dengan yang lain. Selain itu, menulis merupakan komunikasi tidak langsung yang berupa pemindahan pikiran atau perasaan dengan memanfaatkan struktur bahasa dan kosakata dengan menggunakan simbol-simbol sehingga dapat dibaca seperti apa yang diwakili oleh simbol tersebut.
Nama : Nursidah
BalasHapusNIM : A1C313205
Mengetik dapat dikatakan sebagai kegiatan menuangkan ide atau gagasan dengan menggunakan bahasa tulis dengan media penyampainya adalah komputer. Penggunaan komputer dalam kegiatan menulis ini bertujuan agar dapat memperbanyak tulisan dengan mudah dan proses penulisan dapat lebih cepat daripada menulis dengan media kertas.